IAI Nurul Huda Situbondo Jalin Kerja Sama Internasional dengan Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah Malaysia

Situbondo – Institut Agama Islam Nurul Huda (IAINH) Situbondo resmi menjalin kerja sama internasional dengan Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah, Malaysia, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Aula IAINH Situbondo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pendidikan Islam lintas negara sekaligus memperluas jaringan akademik internasional kedua lembaga.

Delegasi dari Sabah, Malaysia, dipimpin langsung oleh Tuan Guru Ustadz Musyayin bin Marsip selaku Mudir Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah Malaysia, didampingi oleh sejumlah jajaran pengurus lembaga. Sementara itu, dari pihak IAINH Situbondo hadir Rektor beserta pimpinan institusi, dosen, dan sivitas akademika.

Acara diawali dengan pembukaan yang khidmat melalui tawassulan dan pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai bentuk doa bersama agar kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kedua lembaga. Selanjutnya, hadirin disuguhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Nurul Furqon, putra dari Tuan Guru Ustadz Musyayin bin Marsip, yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Malaysia sebagai simbol persahabatan serta semangat kerja sama antara kedua negara serumpun.

Dalam sambutannya, Rektor IAINH Situbondo menyampaikan bahwa kerja sama internasional ini merupakan implementasi nyata dari pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, pada bidang pendidikan, MoU ini membuka peluang bagi para santri Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah untuk melanjutkan pendidikan tinggi di IAINH Situbondo, baik melalui program perkuliahan reguler maupun sistem pembelajaran daring (online).

“Kerja sama ini menjadi jembatan bagi para santri Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah untuk memperoleh akses pendidikan tinggi di IAINH Situbondo. Kami membuka kesempatan bagi mereka untuk menjadi mahasiswa, baik melalui program reguler maupun kuliah online, sehingga proses pendidikan dapat berjalan lebih fleksibel dan menjangkau lebih luas,” ungkap Rektor IAINH.

Kemudian, Rektor menjelaskan bahwa kerja sama tersebut juga mencakup bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu program yang direncanakan adalah pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, yang diharapkan dapat menjadi wadah penguatan wawasan global mahasiswa sekaligus sarana pertukaran pengalaman dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.

Sementara itu, dalam sambutannya, Tuan Guru Ustadz Musyayin bin Marsip menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terjalinnya kemitraan strategis dengan IAINH Situbondo. Menurutnya, kerja sama ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an dan pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah.

Ia berharap hubungan kelembagaan yang telah dibangun tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh kedua pimpinan lembaga yang disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan pertukaran dan pemberian cinderamata sebagai simbol persahabatan, penghormatan, dan komitmen untuk memperkuat hubungan kerja sama di masa mendatang.

Melalui penandatanganan MoU ini, kedua lembaga berkomitmen untuk membangun sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan pendidikan Islam, peningkatan kualitas akademik, penguatan riset, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada kemanfaatan bersama.

Baik Rektor IAINH Situbondo maupun Mudir Majlis Tahfidzul Qur’an Nurul Furqon Sabah Malaysia menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat berlangsung dalam jangka panjang dan menjadi sarana untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul, berwawasan global, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi umat, bangsa, dan negara.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi tonggak penting bagi kedua lembaga dalam memperkuat hubungan akademik dan keislaman antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas di tingkat internasional.

Bagikan Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *